Chay dan Anjani ini berprofesi sebagai mahout, bahasa simplenya pawang gajah gitu deh. mereka bekerja di Taman Nasional Tesso Nilo. Profesi yang unikkan???
Selasa, 19 Januari 2016
(bukan) review novel rahasia pelangi
Chay dan Anjani ini berprofesi sebagai mahout, bahasa simplenya pawang gajah gitu deh. mereka bekerja di Taman Nasional Tesso Nilo. Profesi yang unikkan???
Jumat, 23 Januari 2015
Lips Touch: A romantic story with dark taste...
Seorang gadis ditaksir oleh pemuda yang sangat menarik di sekolah, yang mungkin akan mengantarkannya ke dalam kematian.
Seorang gadis lainnya tumbuh tanpa pernah bicara akibat kutukan iblis yang penuh dendam.
Dan, seorang gadis ketiga mengetahui bahwa hidupnya dikelilingi oleh makhluk-makhluk mengerikan.
==========================================================
Sejujurnya, ini karya pertama Laini taylor yang sudah aku baca. Awalnya naksir serial Dreamdark-nya. sayang lagi kosong. Maka ditawarilah saya buku ini sebagai penggantinya. Beda genre. Tapi konon katanya dalam olahan Laini Taylor kebenaran dan fiksi menjadi kabur ^_^.
Tiga kisah. Tiga gadis. satu benang merah : each girl has not been kissed.
Kisah pertama: Kutukan kecil. Bersetting di India. Melibatkan wanita Inggris yang sudah tua, Estella dan seorang iblis, Vasudev. Estella ini berperan sebagai Duta besar Neraka. Tugasnya melakukan negosiasi,menyelamatkan nyawa anak-anak yang seharusnya mati dalam berbagai bencana dan menukarnya dengan nyawa orang-orang jahat. Dan dalam sebuah transaksi, vasudev bersedia menyelamatkan seluruh anak di desa, dimana sebagai gantinya Estella harus menyampaikan kutukan pada seorang bayi perempuan yang baru saja dilahirkan.
Bayi perempuan tersebut tumbuh menjadi gadis cantik, tapi Estella dengan berbagai cara berhasil membuatnya tak pernah berbicara sepatah katapun. Sementara Vasudev dengan berbagai cara pula berusaha membuat sang gadis berbicara, agar kutukan Vasudev bisa bekerja. Ketika sang gadis jatuh cinta, Vasudev mengira ia mendapatkan kemenangannya.
Kisah kedua: Buah Goblin. Ini serupa kisah di negeri dongeng, Fairy tale. ini kisah Para Goblin yang mempermainkan perasaan para gadis yang bermimpi sangat keras untuk menjadi cantik sehingga kerinduan mereka meninggalkan aroma yang sangat disukai para Goblin. Para gadis yang rela menukar nyawanya demi sebuah ciuman dari sang pangeran impian.
Selesai membaca ketiga kisah itu, aku terpukau. Ya. Laini Taylor ternyata sungguh berhasil mengaburkan kebenaran dan fiksi.
Karakter-karakternya kuat. Kisahnya manis, romantis, menegangkan, menghanyutkan, sekaligus sedikit "dark".
Aku paling suka kisah pertama, Laini berhasil memunculkan ending yang membuat pembaca bersorak, tapi juga merasakan getir dan manisnya cinta sekaligus.
Kisah kedua juga feel touchy banget (halah istilah apaan inih). Meski kurang kejutan.
Kisah ketiga, rasanya paling complicated, tapi asli "nyess" di hati.
pokoknya kalau kalian pingin membaca sebuah novel romantis dengan sedikit "sisi gelap", Lips Touch ini oke punya....
Aku kasih 4 Bintang ^_^.
Kamis, 22 Januari 2015
Gerbang Trinil : Novel sci-fi yang ringan dan menghibur !
Gerbang Trinil by Riawani ElytaMy rating: 3 of 5 stars
Salah satu penulis buku ini adalah penulis yang kalu nulis buku apapun insyaallah diusahain banget buat kubeli ^_^.
Gerbang trinil yang merupakan novel duet ini pun kubeli lantaran track record si penulis tersayang inih.
As usual aku selalu suka karya-karya mba Riawani Elyta. Dan aku juga suka ide -ide unik mba syila Fatar (termasuk Gerbang Trinil yang konon katanya adalah idenya mba Syila Fatar). Jadi ketika memulai membaca Novel ini aku sedikit berekspektasi tinggi.
Mengkhatamkannya nggak pake lama, duduk manis satu jam cukup ^_^.
Bahasanya ringan, renyah, mengalir, pokoknya bikin nyaman deh. pilihan diksinya juga cihui dah.
Tapi khas mba Riawai Elyta di bagian setting kurang berasa di novel ini. Trinil belum terekspos detail. Untuk pithe sendiri it's good enough deh, buat yang malas belajar sejarah, baca novel ini jadi nambah-nambah pengetahuan dah.
Ide Gerbang Trinil juga tergolong unik loh, rasanya belum ada genre sci-fi di indonesia yang memadukan alien sama sejarah lokal ^_^.
Sedikit bikin kecewa adalah endingnya.....duh, mesti ya endingnya harus begitu????? :(
Kalu yang namanya sci-fi versi seleraku adalah, selesai membacanya, pembaca jadi masih berasa "muter" trus membatin "duh, iya, jangan-jangan bener begini nih....", *_^
Nah, untuk novel ini, rasanya belum tercapai deh. Karena endingnya itu loh. Dunia udah kembali aman tentram. Petualangan Areta di kisah ini seolah-olah mimpi buruk, yang setelah dia terbangun semuanya happy ending lagi.
But, anyway aku tetap suka n nggak nyesel bela-belain beli buku ini. 3 bintang deh untuk buku ini ^_^.
Kamu....yang pengen coba baca sci-fi, tapi nggak mau pusing n nggak mau jelimet, baca deh novel ini! Ini buku sci-fi yang ringan n menghibur. Asli....
View all my reviews
Selasa, 25 November 2014
The Dream In Taipei City: Beginilah harusnya generasi muda!
The Dream In Taipei City by Mells ShalihaMy rating: 4 of 5 stars
Indonesia, sebuah negeri yang terkenal dengan budaya ketimurannya. Betapa penduduknya ramah tamah, saling bergotong royong dengan rasa kekeluargaan yang begitu kental.
Indonesia, sebuah negeri dengan multikultural, namun memiliki rasa persatuan yang kuat.
Namun, tatkala kemerdekaan berpuluh tahun berlalu, semua budaya ketimuran dan rasa persatuan bangsa berlahan mulai tergerus.
The Dream In Taipei City dengan sangat apik menghadirkan kembali rasa kebangsaan yang kuat dan kekeluargaan yang kental pemuda pemudi Indonesia melalui jalinan kisah persahabatan Ella Tan, dan mahasiswa-mahasiwa Indonesia lainnya tatkala bersama-sama menimba ilmu di belantara kampus asing di negeri serumpun China, Taiwan.
Selasa, 19 Agustus 2014
Aku, Juliet: Bukan kisah Romeo-Juliet ^_^
Senin, 10 Februari 2014
Last Roommate: Buku ringan dengan misi berbahaya
Last Roommate by Theresia AnikMy rating: 1 of 5 stars
Pada awalnya saya menikmati membaca buku ini. Kita bisa mengenal karakter manusia yang beragam melalui tokoh-tokoh di buku ini.
Renata, gadis yang dianggap terlalu naif, terlalu biasa dan hidup dengan cara membosankan. Rendah diri, tidak bisa mengatakan “tidak” pada hal-hal yang seharusnya tidak harus dilakukannya membuatnya seringkali dimanfaatkan teman sekantornya.
Juga teman seapartemen Renata yang berganti-ganti. Dari Scarlett yang bermulut manis namun penuh bisa, Magnolia yang mengalami ketidakpercayaan diri super akut dan akhirnya memilih hidup di alam imaji yang serba ideal, Andrea yang oportunis hingga Nesta yang mengaku gay.
Dan bersama Nestalah, akhirnya Renata menemukan hal-hal istimewa dalam dirinya sendiri. Hei, bukankah setiap orang memiliki kelebihan masing-masing?
Belajar dari karakter Renata yang terbentuk dari cara orang tuanya memperlakukan setiap pencapaiannya dengan cara negatif, aku menggaris bawahi sepetik hikmah agar menjadi orang tua yang bijaksana. Bantulah anak menemukan kelebihannya hingga ia bisa menyukai dirinya sendiri dan kemudian supportlah anak dengan cara positif. Karena bagaimana seorang ibu/ayah memperlakukan anak-anak mereka, dengan cara demikianlah karakter mereka terbentuk hingga dewasa.
Awalnya aku benar-benar menyukai buku ini loh. Terlebih banyak hal positif yang juga bertebaran, tentang bagaimana kita merasa nyaman dengan diri kita sendiri.
“Nggak susah untuk bikin dirimu bahagia. Kamu hanya harus menerima dirimu apa adanya dan berkembang dengan segala kondisi itu” (hal 180)
Sayangnya premis inilah yang dijadikan pelegalan untuk sebuah hubungan yang “menyimpang”.
“Bahagiakah aku setelah aku mengenal, menyadari dan akhirnya berani menjadi diriku sendiri?
Ya. Aku sangat bahagia.
Jadi, tidak bisakah aku ikut bahagia bersama Calista dan Gladys yang memutuskan menjadi diri mereka sendiri?
Seharusnya begitu.seharusnya” (hal 181)
Dan buku ini bertutur dengan kalimat-kalimat segar, yang membuat pembaca nyaman dan sangat menikmati, membuatnya terlalu asyik dibaca. Hingga diakhir buku pembaca akan terhipnotis dan menarik kesimpulan bahwa hubungan”menyimpang” tersebut sah-sah saja dan seharusnya bisa diterima.
Sayang sekali setitik nila ini, menjadikan stigma awal saya yang penuh kekaguman terjun bebas, dan Saya lantas memandang roommate sebagai Sebuah buku ringan dengan misi berbahaya.
Semoga kedepannya penulis dan penerbit bisa lebih memperhatikan muatan moral yang terkandung dalam buku-buku yang diterbitkannya.
View all my reviews
Kamis, 06 Februari 2014
Geek in High Heels by OctanhMy rating: 2 of 5 stars
Mmmmm, saya cukup suka buku ini. Suka dalam artian nyaman dibaca. Kalu ibarat makanan. Buku ini makanan ringan yang sekali glek habis dilahap. Tapi gak memberi efek signifikan bagi perut. Yang kenyang gak jadi sebah, yang laper masih tetep laper.
Kisahnya berkutat pada perasaan seorang Athaya dengan status geek, shoe fetishism, and jomblo. Bagaimana ia diusia yang sudah 27 tahun menghadapi omongan keluarga dan lingkungan mengenai status jomblonya juga pekerjaannya yang kurang umum bagi seorang wanita: web designer freelance.
Seperti kebanyakan film, tokoh utama yang jomblo akan segera berubah nasib. Begitu pula dengan Athaya, tiba-tiba ia dihadapkan pada 2 pilihan. Ibra, salah satu kliennya. Juga Kelana yang penulis terkenal.Dan disinilah si Athaya menggalau *_^.
Geek in high heels, kisah cinta yang cukup manis dengan penuturan khas chiklit dan pemilihan kata yang cerdas. Pada intinya mungkin penulis ingin mengajak para jombloers untuk tidak panik menghadapi kejombloan itu sendiri. Terkadang wanita yang memang punya batasan umur, ketika mendekati kepala 3 cenderung panik dan bisa saja keliru memilih pasangan hidup. Asal terima siapapun yang datang melamar.
Halnya Athaya, diusia 27 tahun dimana banyak sepupu-sepupu yang berumur lebih muda telah mendahuluinya menikah tetap mampu berpikir panjang (meski tetep dong pake acara menggalau ^_^). Meski dilamar oleh Ibra yang tampan, mapan dan juga mencintainya, Atahya berani melepas semua itu karena hatinya masih meragu. Ia memilih menunggu cinta yang tepat untuknya.
Meski jalinan kisah ini sederhana dan ringan, GIHH cukup ampuh untuk membuat pembaca tersenyum sejenak di tengah penat yang melanda.
View all my reviews
Rabu, 05 Februari 2014
The Marriage Roller Coaster: Nikmati naik turun pernikahanmu !!!
Sinopsis
Kehidupan pernikahan itu bagaikan roller coaster. Yes? No?
Jungkir balik! Kadang di atas, kadang di bawah. Ada yang menikmati dan tertawa bahagia, ada juga yang tersiksa dan menangis tersedu. Setelah mencobanya, setiap orang punya pilihan masing-masing: ingin terus mencoba atau justru kapok luar biasa.
Bagaimana dengan Audi dan Rafa? Kehidupan urban yang dijalani pasangan ini memberi tantangan lebih pada pernikahan mereka. Bagaimana mencari waktu untuk bersama di tengah kesibukan mereka. Bagaimana mengatur mood setelah semua energi positif hilang di kantor. Bagaimana menahan godaan dari orang yang pernah hadir di masa lalu.
Akankah mereka terus mencoba dan bertahan? Atau justru kapok dan menyerah?
Senin, 27 Januari 2014
Dari Kontrasepsi hingga pelangi
Liat saja Moza. Meskipun tampak bahagia - bahagia saja dengan kehidupan pernikahannya, diam - diam Moza menyimpan iri hati yang besar terhadap Neyne, sahabatnya yang masih melajang.
Neyne selalu berkoar - koar tentang enaknya hidup single. Tapi kenapa dia tak bisa menyembunyikan perasaan cemburunya ketika Keira dilamar sang pacar?
Kamis, 23 Januari 2014
Antara kopi dan Ice Cream
Rabu, 22 Januari 2014
The Coffee Memory by Riawani ElytaMy rating: 3 of 5 stars
Buku ini menguarkan aroma kopi bahkan sebelum membuka lembar pertamanya.
Tetap dengan kekhasan seorang Riawani Elyta. Ide tak biasa yang tentu menjadi karya luar biasa, ide biasa yang juga tetap menjadi karya luar biasa.
Kamis, 16 Januari 2014
Dear Bodyguard: Sepertinya, kita masih punya peluang...
Dear Bodyguard by Riawani ElytaMy rating: 4 of 5 stars
Pilihan yang kita pilih dalam suatu titik krusial dalam kehidupan kita, akan merubah arah perjalanan hidup itu hingga jauh ke depannya. Memilih bertahan dalam kondisi buruk dan menderita kemungkinan besar akan membuat kita terus terpuruk dan tidak menjadi apa-apa bagi siapapun. Meski tak pula menutup kemungkinan takdir akan berbaik hati merubah angin kehidupan kita dengan sendirinya. Meski lebih sesuai sunnatullah bahwa “Allah akan merubah keadaan kita, jika kita sendiri berusaha merubah kondisi tersebut”. Saat kita memberanikan diri mengambil keputusan penting dan melakukan perubahan luar biasa yang insyallah demi kebaikan maka yakinlah Allah akan tetap membersamai kita.
Mengenai Saya
My other blog
- Bincang buku (4)
- Lomba resensi BAW (3)
- Wishlist book (1)
- buku anak (1)
- fiksi (12)
- fiksi islami (5)
- non fiksi (8)
- novel (5)
- parenting (3)
Blog Archive
Entri Populer
-
The Coffee Memory by Riawani Elyta My rating: 3 of 5 stars Buku ini menguarkan aroma kopi bahkan sebelum membuka lembar pertamanya. T...
-
Judul: Perjanjian yang kuat Penulis: Leyla Hana Penerbit: PT Elex Media Komputindo Tebal :260 Halaman Cetakan I: 2013 IS...
-
Cemburu adalah dosa yang paling rentan dialami perempuan. Uniknya perasaan ini justru tumbuh saat berinteraksi dengan sesama kaumnya...
-
Cinta dan patah hati adalah dua hal berlawanan tapi sukar untuk dipisahkan. Siapapun yang mengaku pernah mengecap cinta pastilah perna...
-
Judul : The Mint Heart Penulis : Ayuwidya Halaman : x + 326 halaman Cetakan : I, Maret 2013 Penerbit : Bentang Pustak...
-
Judul : Betang, Cinta yang Tumbuh dalam Diam Penulis : Shabrina Ws Penerbit : PT Elex Media Komputindo Tebal : 175 halaman ISBN : ...
-
Judul: Rahasia Pelangi Penulis: Riawani Elyta & Shabrina WS Editor: Bernard Batubara & Yulliya Cetakan: Pertama, 2015 Pe...
(bukan) review novel rahasia pelangi
Chay dan Anjani ini berprofesi sebagai mahout, bahasa simplenya pawang gajah gitu deh. mereka bekerja di Taman Nasional Tesso Nilo. Profesi yang unikkan???
23.30.00 | Label: fiksi, inspiratif, novel | 2 Comments
Lips Touch: A romantic story with dark taste...
Seorang gadis ditaksir oleh pemuda yang sangat menarik di sekolah, yang mungkin akan mengantarkannya ke dalam kematian.
Seorang gadis lainnya tumbuh tanpa pernah bicara akibat kutukan iblis yang penuh dendam.
Dan, seorang gadis ketiga mengetahui bahwa hidupnya dikelilingi oleh makhluk-makhluk mengerikan.
==========================================================
Sejujurnya, ini karya pertama Laini taylor yang sudah aku baca. Awalnya naksir serial Dreamdark-nya. sayang lagi kosong. Maka ditawarilah saya buku ini sebagai penggantinya. Beda genre. Tapi konon katanya dalam olahan Laini Taylor kebenaran dan fiksi menjadi kabur ^_^.
Tiga kisah. Tiga gadis. satu benang merah : each girl has not been kissed.
Kisah pertama: Kutukan kecil. Bersetting di India. Melibatkan wanita Inggris yang sudah tua, Estella dan seorang iblis, Vasudev. Estella ini berperan sebagai Duta besar Neraka. Tugasnya melakukan negosiasi,menyelamatkan nyawa anak-anak yang seharusnya mati dalam berbagai bencana dan menukarnya dengan nyawa orang-orang jahat. Dan dalam sebuah transaksi, vasudev bersedia menyelamatkan seluruh anak di desa, dimana sebagai gantinya Estella harus menyampaikan kutukan pada seorang bayi perempuan yang baru saja dilahirkan.
Bayi perempuan tersebut tumbuh menjadi gadis cantik, tapi Estella dengan berbagai cara berhasil membuatnya tak pernah berbicara sepatah katapun. Sementara Vasudev dengan berbagai cara pula berusaha membuat sang gadis berbicara, agar kutukan Vasudev bisa bekerja. Ketika sang gadis jatuh cinta, Vasudev mengira ia mendapatkan kemenangannya.
Kisah kedua: Buah Goblin. Ini serupa kisah di negeri dongeng, Fairy tale. ini kisah Para Goblin yang mempermainkan perasaan para gadis yang bermimpi sangat keras untuk menjadi cantik sehingga kerinduan mereka meninggalkan aroma yang sangat disukai para Goblin. Para gadis yang rela menukar nyawanya demi sebuah ciuman dari sang pangeran impian.
Selesai membaca ketiga kisah itu, aku terpukau. Ya. Laini Taylor ternyata sungguh berhasil mengaburkan kebenaran dan fiksi.
Karakter-karakternya kuat. Kisahnya manis, romantis, menegangkan, menghanyutkan, sekaligus sedikit "dark".
Aku paling suka kisah pertama, Laini berhasil memunculkan ending yang membuat pembaca bersorak, tapi juga merasakan getir dan manisnya cinta sekaligus.
Kisah kedua juga feel touchy banget (halah istilah apaan inih). Meski kurang kejutan.
Kisah ketiga, rasanya paling complicated, tapi asli "nyess" di hati.
pokoknya kalau kalian pingin membaca sebuah novel romantis dengan sedikit "sisi gelap", Lips Touch ini oke punya....
Aku kasih 4 Bintang ^_^.
07.06.00 | Label: fiksi, Reading Challenge 2015 | 3 Comments
Gerbang Trinil : Novel sci-fi yang ringan dan menghibur !
Gerbang Trinil by Riawani ElytaMy rating: 3 of 5 stars
Salah satu penulis buku ini adalah penulis yang kalu nulis buku apapun insyaallah diusahain banget buat kubeli ^_^.
Gerbang trinil yang merupakan novel duet ini pun kubeli lantaran track record si penulis tersayang inih.
As usual aku selalu suka karya-karya mba Riawani Elyta. Dan aku juga suka ide -ide unik mba syila Fatar (termasuk Gerbang Trinil yang konon katanya adalah idenya mba Syila Fatar). Jadi ketika memulai membaca Novel ini aku sedikit berekspektasi tinggi.
Mengkhatamkannya nggak pake lama, duduk manis satu jam cukup ^_^.
Bahasanya ringan, renyah, mengalir, pokoknya bikin nyaman deh. pilihan diksinya juga cihui dah.
Tapi khas mba Riawai Elyta di bagian setting kurang berasa di novel ini. Trinil belum terekspos detail. Untuk pithe sendiri it's good enough deh, buat yang malas belajar sejarah, baca novel ini jadi nambah-nambah pengetahuan dah.
Ide Gerbang Trinil juga tergolong unik loh, rasanya belum ada genre sci-fi di indonesia yang memadukan alien sama sejarah lokal ^_^.
Sedikit bikin kecewa adalah endingnya.....duh, mesti ya endingnya harus begitu????? :(
Kalu yang namanya sci-fi versi seleraku adalah, selesai membacanya, pembaca jadi masih berasa "muter" trus membatin "duh, iya, jangan-jangan bener begini nih....", *_^
Nah, untuk novel ini, rasanya belum tercapai deh. Karena endingnya itu loh. Dunia udah kembali aman tentram. Petualangan Areta di kisah ini seolah-olah mimpi buruk, yang setelah dia terbangun semuanya happy ending lagi.
But, anyway aku tetap suka n nggak nyesel bela-belain beli buku ini. 3 bintang deh untuk buku ini ^_^.
Kamu....yang pengen coba baca sci-fi, tapi nggak mau pusing n nggak mau jelimet, baca deh novel ini! Ini buku sci-fi yang ringan n menghibur. Asli....
View all my reviews
23.15.00 | Label: fiksi, Reading Challenge 2015 | 0 Comments
The Dream In Taipei City: Beginilah harusnya generasi muda!
The Dream In Taipei City by Mells ShalihaMy rating: 4 of 5 stars
Indonesia, sebuah negeri yang terkenal dengan budaya ketimurannya. Betapa penduduknya ramah tamah, saling bergotong royong dengan rasa kekeluargaan yang begitu kental.
Indonesia, sebuah negeri dengan multikultural, namun memiliki rasa persatuan yang kuat.
Namun, tatkala kemerdekaan berpuluh tahun berlalu, semua budaya ketimuran dan rasa persatuan bangsa berlahan mulai tergerus.
The Dream In Taipei City dengan sangat apik menghadirkan kembali rasa kebangsaan yang kuat dan kekeluargaan yang kental pemuda pemudi Indonesia melalui jalinan kisah persahabatan Ella Tan, dan mahasiswa-mahasiwa Indonesia lainnya tatkala bersama-sama menimba ilmu di belantara kampus asing di negeri serumpun China, Taiwan.
00.57.00 | Label: fiksi, IRC 2014 | 2 Comments
Aku, Juliet: Bukan kisah Romeo-Juliet ^_^
17.29.00 | Label: fiksi, IRC 2014 | 2 Comments
Last Roommate: Buku ringan dengan misi berbahaya
Last Roommate by Theresia Anik
My rating: 1 of 5 stars
Pada awalnya saya menikmati membaca buku ini. Kita bisa mengenal karakter manusia yang beragam melalui tokoh-tokoh di buku ini.
Renata, gadis yang dianggap terlalu naif, terlalu biasa dan hidup dengan cara membosankan. Rendah diri, tidak bisa mengatakan “tidak” pada hal-hal yang seharusnya tidak harus dilakukannya membuatnya seringkali dimanfaatkan teman sekantornya.
Juga teman seapartemen Renata yang berganti-ganti. Dari Scarlett yang bermulut manis namun penuh bisa, Magnolia yang mengalami ketidakpercayaan diri super akut dan akhirnya memilih hidup di alam imaji yang serba ideal, Andrea yang oportunis hingga Nesta yang mengaku gay.
Dan bersama Nestalah, akhirnya Renata menemukan hal-hal istimewa dalam dirinya sendiri. Hei, bukankah setiap orang memiliki kelebihan masing-masing?
Belajar dari karakter Renata yang terbentuk dari cara orang tuanya memperlakukan setiap pencapaiannya dengan cara negatif, aku menggaris bawahi sepetik hikmah agar menjadi orang tua yang bijaksana. Bantulah anak menemukan kelebihannya hingga ia bisa menyukai dirinya sendiri dan kemudian supportlah anak dengan cara positif. Karena bagaimana seorang ibu/ayah memperlakukan anak-anak mereka, dengan cara demikianlah karakter mereka terbentuk hingga dewasa.
Awalnya aku benar-benar menyukai buku ini loh. Terlebih banyak hal positif yang juga bertebaran, tentang bagaimana kita merasa nyaman dengan diri kita sendiri.
“Nggak susah untuk bikin dirimu bahagia. Kamu hanya harus menerima dirimu apa adanya dan berkembang dengan segala kondisi itu” (hal 180)
Sayangnya premis inilah yang dijadikan pelegalan untuk sebuah hubungan yang “menyimpang”.
“Bahagiakah aku setelah aku mengenal, menyadari dan akhirnya berani menjadi diriku sendiri?
Ya. Aku sangat bahagia.
Jadi, tidak bisakah aku ikut bahagia bersama Calista dan Gladys yang memutuskan menjadi diri mereka sendiri?
Seharusnya begitu.seharusnya” (hal 181)
Dan buku ini bertutur dengan kalimat-kalimat segar, yang membuat pembaca nyaman dan sangat menikmati, membuatnya terlalu asyik dibaca. Hingga diakhir buku pembaca akan terhipnotis dan menarik kesimpulan bahwa hubungan”menyimpang” tersebut sah-sah saja dan seharusnya bisa diterima.
Sayang sekali setitik nila ini, menjadikan stigma awal saya yang penuh kekaguman terjun bebas, dan Saya lantas memandang roommate sebagai Sebuah buku ringan dengan misi berbahaya.
Semoga kedepannya penulis dan penerbit bisa lebih memperhatikan muatan moral yang terkandung dalam buku-buku yang diterbitkannya.
View all my reviews
16.44.00 | Label: fiksi, IRC 2014, IRRC 2014 | 1 Comments
Geek in High Heels by OctanhMy rating: 2 of 5 stars
Mmmmm, saya cukup suka buku ini. Suka dalam artian nyaman dibaca. Kalu ibarat makanan. Buku ini makanan ringan yang sekali glek habis dilahap. Tapi gak memberi efek signifikan bagi perut. Yang kenyang gak jadi sebah, yang laper masih tetep laper.
Kisahnya berkutat pada perasaan seorang Athaya dengan status geek, shoe fetishism, and jomblo. Bagaimana ia diusia yang sudah 27 tahun menghadapi omongan keluarga dan lingkungan mengenai status jomblonya juga pekerjaannya yang kurang umum bagi seorang wanita: web designer freelance.
Seperti kebanyakan film, tokoh utama yang jomblo akan segera berubah nasib. Begitu pula dengan Athaya, tiba-tiba ia dihadapkan pada 2 pilihan. Ibra, salah satu kliennya. Juga Kelana yang penulis terkenal.Dan disinilah si Athaya menggalau *_^.
Geek in high heels, kisah cinta yang cukup manis dengan penuturan khas chiklit dan pemilihan kata yang cerdas. Pada intinya mungkin penulis ingin mengajak para jombloers untuk tidak panik menghadapi kejombloan itu sendiri. Terkadang wanita yang memang punya batasan umur, ketika mendekati kepala 3 cenderung panik dan bisa saja keliru memilih pasangan hidup. Asal terima siapapun yang datang melamar.
Halnya Athaya, diusia 27 tahun dimana banyak sepupu-sepupu yang berumur lebih muda telah mendahuluinya menikah tetap mampu berpikir panjang (meski tetep dong pake acara menggalau ^_^). Meski dilamar oleh Ibra yang tampan, mapan dan juga mencintainya, Atahya berani melepas semua itu karena hatinya masih meragu. Ia memilih menunggu cinta yang tepat untuknya.
Meski jalinan kisah ini sederhana dan ringan, GIHH cukup ampuh untuk membuat pembaca tersenyum sejenak di tengah penat yang melanda.
View all my reviews
17.42.00 | Label: fiksi, IRC 2014, IRRC 2014 | 0 Comments
The Marriage Roller Coaster: Nikmati naik turun pernikahanmu !!!
Sinopsis
Kehidupan pernikahan itu bagaikan roller coaster. Yes? No?
Jungkir balik! Kadang di atas, kadang di bawah. Ada yang menikmati dan tertawa bahagia, ada juga yang tersiksa dan menangis tersedu. Setelah mencobanya, setiap orang punya pilihan masing-masing: ingin terus mencoba atau justru kapok luar biasa.
Bagaimana dengan Audi dan Rafa? Kehidupan urban yang dijalani pasangan ini memberi tantangan lebih pada pernikahan mereka. Bagaimana mencari waktu untuk bersama di tengah kesibukan mereka. Bagaimana mengatur mood setelah semua energi positif hilang di kantor. Bagaimana menahan godaan dari orang yang pernah hadir di masa lalu.
Akankah mereka terus mencoba dan bertahan? Atau justru kapok dan menyerah?
16.08.00 | Label: fiksi, IRC 2014, IRRC 2014 | 3 Comments
Dari Kontrasepsi hingga pelangi
Liat saja Moza. Meskipun tampak bahagia - bahagia saja dengan kehidupan pernikahannya, diam - diam Moza menyimpan iri hati yang besar terhadap Neyne, sahabatnya yang masih melajang.
Neyne selalu berkoar - koar tentang enaknya hidup single. Tapi kenapa dia tak bisa menyembunyikan perasaan cemburunya ketika Keira dilamar sang pacar?
18.32.00 | Label: fiksi, IRC 2014, IRRC 2014 | 6 Comments
Antara kopi dan Ice Cream
17.38.00 | Label: fiksi, IRC 2014, IRRC 2014 | 9 Comments
The Coffee Memory by Riawani ElytaMy rating: 3 of 5 stars
Buku ini menguarkan aroma kopi bahkan sebelum membuka lembar pertamanya.
Tetap dengan kekhasan seorang Riawani Elyta. Ide tak biasa yang tentu menjadi karya luar biasa, ide biasa yang juga tetap menjadi karya luar biasa.
17.45.00 | Label: fiksi, IRC 2014, IRRC 2014 | 10 Comments
Dear Bodyguard: Sepertinya, kita masih punya peluang...
Dear Bodyguard by Riawani ElytaMy rating: 4 of 5 stars
Pilihan yang kita pilih dalam suatu titik krusial dalam kehidupan kita, akan merubah arah perjalanan hidup itu hingga jauh ke depannya. Memilih bertahan dalam kondisi buruk dan menderita kemungkinan besar akan membuat kita terus terpuruk dan tidak menjadi apa-apa bagi siapapun. Meski tak pula menutup kemungkinan takdir akan berbaik hati merubah angin kehidupan kita dengan sendirinya. Meski lebih sesuai sunnatullah bahwa “Allah akan merubah keadaan kita, jika kita sendiri berusaha merubah kondisi tersebut”. Saat kita memberanikan diri mengambil keputusan penting dan melakukan perubahan luar biasa yang insyallah demi kebaikan maka yakinlah Allah akan tetap membersamai kita.
19.01.00 | Label: fiksi, IRC 2014, IRRC 2014 | 1 Comments





