Seiring pertumbuhan anak, orang
tua memiliki makin banyak pengalaman sehingga makin percaya diri dan terampil.
Tetapi ketika si bayi menjadi balita, muncul masalah baru.
Seorang bayi yang
penurut rasa-rasanya dalam sekejap mata berubah menjadi balita perengek dan
bandel. Timbul juga kekhawatiran terhadap pertumbuhan anak, seperti berjalan
atau berbicara.
Sikap masyarakat terhadap bayi danbalita pun berbeda. Raut
wajah kagum memandang bayi yang sedang tidur berubah berkerut tak senang
melihat balita aktif yang mengacak-acak rak supermarket.
Simpati buat ibu yang
anaknya pemarah biasanya lebih kecil dibandingkan simpati bagi ibu yang bayinya
menangis. Anak orang lain sering tampak berkelakuan lebih baik daripada anak
sendiri dan orang tua bias jadi menyalahkan diri sendiri jika sang anak dianggap
memiliki kekurangan.
===========================


